Tampilkan postingan dengan label KOPI. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label KOPI. Tampilkan semua postingan

KOPI Coffea sp.

Kopi merupakan komoditas yang sering dimanfaatkan sebagai minuman penghangat atau penambah stamina. Sebagai komoditas rakyat yang sudah cukup lama dibudidayakan, kopi mampu menjadi menjadi sumber nafkah bagi petani kopi Indonesia. Selain itu, kopi juga memegang peranan penting sebagai sumber devisa negara. Hal ini tidak terlepas dari peranan kopi sebagai komoditas andalan ekspor bagi Indonesia. Akan tetapi komoditas ini sering sekali mengalami fluktuasi harga sebagai akibat dari ketidak seimbangan antara permintaan dan penawaran kopi dunia.

Keberhasilan agribisnis kopi sangat membutuhkan dukungan dan peran aktif semua pihak, baik pemerintah maupun swasta sebagai pelaku agribisnis. Peran para pelaku agribisnis kopi sangat menentukan kualitas dan kuantitas kopi, mulai dari proses produksi, pengolahan, hingga pemasaran. Dengan begitu, komoditas kopi Indonesia memiliki daya saing yang tinggi di pasaran Internasional.

Beberapa komponen teknologi yang mampu mendukung perkembangan agribisnis kopi diantaranya adalah:
  1. Teknologi budidaya tanaman kopi yang meliputi pemilihan bibit kopi unggul, pemeliharaan tanaman kopi, pemangkasan tanaman kopi, pemupukan berimbang, penanganan hama penyakit tanaman kopi.
  2. Teknologi pengolahan kopi yang meliputi seluruh kegiatan pasca panen hingga packing
  3. Pembentukan jaringan pemasaran

Sejarah Kopi

Ada beberapa spesies kopi yang sudah dikenal dan beredar di pasaran, yaitu kopi arabika, kopi robusta, kopi liberika, dan kopi ekselsa. Dari beberapa varietas tersebut, kopi arabika menduduki peringkat pertama yang menguasai pasar dunia, kurang lebih 70% dari konsumsi kopi dunia. Kemudian disusul oleh kopi robusta yang mencapai 26% dari tingkat konsumsi kopi dunia.

Kopi arabika merupakan spesies kopi yang berasal dari daerah Afrika, yaitu tepatnya di pegunungan Etiopia yang kemudian kopi tersebut dikembangkan di daerah Yaman. Melalui pedagang Arab, kopi arabika disebarkan ke beberapa negara. Masyarakat di Arab merasakan bahwa minuman yang yang berasal dari biji kopi tersebut dapat menambah energi, yang kemudian minuman ini mereka sebut sebagai qahwa yang berarti pencegah rasa ngantuk. Oleh karena itu, kopi sering menjadi minuman para sultan sebagai pencegah rasa ngantuk. Kata qahwa (qahwain) merupakan kata yang berasal dari bahasa Turki, yaitu kahven. Beberapa negara memberikan istilah yang berbeda-beda untuk menyebut kopi. Di Jerman kopi disebut dengan istilah kaffe, di Perancis disebut dengan cafe, di Inggris disebut dengan coffe, di Belanda disebut dengan koffie, yang kemudian di Indonesia mengadopsi istilah Belanda tersebut menjadi kopi. Pada abad ke 16, kopi arabika mulai diperkenalkan di Indonesia oleh Belanda yang membuka perkebunan tanaman komersial, salah satunya adalah kopi yang didatangkan dari Yaman.

Morfologi Kopi

Dilihat dari fisik pertumbuhannya, spesies kopi memiliki ciri yang berbeda-beda. Spesies kopi arabika karakter pertumbuhan tanaman yang rimbun dan membentuk pohon perdu kecil. Adapun tanaman kopi ekselsa memiliki pertumbuhan pohon yang besar dan kuat. Secara umum, tanaman kopi memiliki dua tipe pertumbuhan cabang, yaitu ortotrop dan plagiotrop. Tipe ortotrop merupakan pertumbuhan cabang ke arah atas atau vertikal, sedangka tipe plagiotrop merupakan pertumbuhan cabang ke arah samping atau horisontal. Kopi arabika memiliki percabangan yang lebih lentur dan berdaun lebih tipis jika dibandingkan dengan spesies lain yang memiliki percabangan kuat dan berdaun lebih tebal dan lebar.

Daun tanaman kopi berbentuk lonjong, tulang daun berbentuk menyirip dan nampak tegas, berwarna hijau gelap dan mengkilap dengan daun muda berwana hijau lebih muda. Daun tumbuh berpasangan dan berlawanan arah.

Bunga tumbuh di ketiak daun, berwarna putih, dan memiliki aroma yang wangi. Secara umum tanaman kopi akan berbuah setelah berumur tiga tahun dari saat berkecambah. Buah kopi tersusun atas kulit buah (epicarp), daging buah (mesocarp), dan kulit tanduk (endocarp). Biji kopi mempunyai alur pada bagian datarnya, berada dalam buah kopi dan terbungkus oleh kulit tanduk. Setiap buah memiliki dua biji kopi.

Tanaman kopi memiliki perakaran yang tidak begitu dalam, bahkan 90% perakarannya berada pada lapisan tanah atas atau top soil, kurang lebih berada pada lapisan di atas 30 cm.

Taksonomi Kopi

Tanaman kopi termasuk dalam genus Coffea dengan famili Rubiaceae. Genus Coffea mencakup hampir 70 spesies, tetapi hanya ada dua spesies yang ditanam dalam skala luas di seluruh dunia, yaitu kopi arabika (Coffea arabica) dan kopi robusta (Coffea canephora var. robusta). Sementara itu, sekitar 2% dari total produksi dunia dari dua spesies kopi lainnya, yaitu kopi liberika (Coffea liberica) dan kopi ekselsa (Coffea excelsa) yang ditanam dalam skala terbatas, terutama di Afrika Barat dan Asia.
Kingdom: Plantae (Tumbuhan)
Subkingdom: Tracheobionta (Tumbuhan berpennbuluh)
Super Divisi: Spermatophyta (Tumbuhan penghasil biji)
Divisi: Magnoliophyta (Tumbuhan berbunga)
Kelas: Magnoliopsida (Tumbuhan berkeping dua/dikotil)
Sub Kelas: Asteridae
Ordo: Rubiales
Famili: Rubiaceae (suku kopi-kopian)
Genus: Coffea
Spesies: Coffea sp. [Coffea arabica L. (kopi arabika), Coffea canephora var. robusta (kopi robusta), Coffea liberica (kopi liberika), Coffea excelsa (kopi excelsa)]

Jenis-jenis Kopi

Ada empat jenis kopi yang dikenal, yaitu kopi arabika, kopi robusta, kopi liberika, dan kopi ekselsa. Dari keempat jenis kopi tersebut, kopi arabika dan kopi robusta paling banyak dikenal dan memasok kurang lebih 96% pasokan kapi dunia. Hal tersebut disebabkan kopi arabika dan kopi robusta yang memiliki nilai ekonomis yang lebih tinggi jika dibandingkan dengan kopi leberika dan ekselsa. Keunggulan kopi arabaika adalah kualitas cita rasa yang tinggi dan kandungan kafein yang rendah dibandingkan dengan kopi robusta, sehingga hara kopi arabika lebih mahal. Tetapi area pertanaman kopi arabika terbatas pada ketinggian di atas 1.000 mdpl karena kopi jenis ini sangat rentan terserang penyakit karat daun kopi. Sedangkan kopi robusta memiliki keunggulan lebih tahan terhadap penyakit tersebut, sehingga luas pertanaman kopi jenis ini di Indonesia jauh lebih besar. Kopi liberika dan kopi ekselsa kurang memiliki nilai ekonomis dan komersial karena kualitas biji kopinya yang terlalu bervariasi dan cita rasa yang kurang disukai. Akan tetapi jenis kopi tersebut memiliki ketahanan yang cukup baik terhadap kondisi yang kurang mendukung untuk budidaya kopi.

Perkembangan Kopi di Indonesia

Kopi merupakan salah satu komoditas unggulan ekspor Indonesia. Penanaman kopi di Indonesia dimulai pada tahun 1696 yang pada waktu itu dikembangkan jenis kopi arabika oleh pemerintah Hindia Belanda. Akan tetapi penanaman kopi tersebut belum berhasil, sehingga pada tahun 1699 pemerintah Hindia Belanda kembali mendatangkan jenis kopi arabika. Pada periode ini kopi arabika berkembang cukup baik terutama di wilayah pulau Jawa, sehingga kopi ini lebih dikenal dengan istilah kopi jawa atau java coffe. Kopi jawa memiliki kualitas buah biji kopi yang sangat baik dan menjadi komoditas ekspor unggulan semejak lebih dari 100 tahun yang lampau.

Berkembangnya areal pertanaman kopi juga diikuti dengan merebaknya infeksi cendawan Hemileia vastatrix B et Br. yang menyebabkan penyakit karat daun kopi. Serangan cendawan Hemileia vastatrix B et Br. ini menyebabkan kerusakan pada daun dan pada serangan parah dapat mematikan tanaman. Pada tahun 1878 penyakit tersebut menyerang parah areal pertanaman kopi di Indonesia dan mengakibatkan kerugian yang sangat besar. Berbagai upaya telah dilakukan untuk mengendalikan cendawan Hemileia vastatrix B et Br. namun tidak menunjukkan hasil yang memuaskan. Sehingga pada tahun 1900 pemerintah Hindia Belanda mendatangkan kopi robusta untuk menggantikan kopi arabika yang rentan dengan karat daun. Semenjak saat itu terjadi perubahan orientasi penanaman dari kopi arabika ke kopi robusta. Dan hingga saat ini kopi robusta mendominasi pertanaman kopi di Indonesia.

Faktor lain yang mendorong masuknya kopi robusta ke Indonesia adalah pembelian benih robusta oleh perusahaan perkebunan "Cultuur Mij. Soember Agoeng" tahun 1900 dari I'Horticule Coloniale yang berkedudukan di Brussel. Benih-benih untuk menghasilkan bibit tersebut didatangkan dari Kongo Belgia (sekarang Zaire) yang terletak di Afrika Barat. Pada tanggal 10 September 1900 bibit-bibit kopi robusta diterima di Kebun Soember Agoeng. Perusahaan perkebunan tersebut berkantor di kota s'Gravenhage di Belanda dan mengelola perkebunan Soember Agoeng, Wringin Anom, dan Kali Bakar yang berlokasi di daerah Dampit, sekitar 40 km arah tenggara dari kota Malang.

Upaya memasukkan kopi robusta ke Indonesia juga dilakukan oleh gabungan pengusaha perkebunan di wilayah Kediri ("Kedirische Landbouw Vereniging") pada tahun 1901. Selain itu, Pemerintah Hindia Belanda pada tahun tersebut juga memasukkan kopi robusta ke Kebun Percobaan milik Pemerintah Hindia Belanda (Governement Proeftuin) di Bangelan dekat Malang untuk keperluan penelitian.

Perdagangan Kopi

Seperti komoditas pertanian lain, rantai perdagangan kopi juga sangat bervariasi. Pada dasarnya rantai perdagangan komoditas ini dipengaruhi oleh jangkauan pasar dan sarana prasarana wilayah, misalnya jalur transportasi, sarana telekomunikasi, dan lain-lain. Jika areal produksi kopi berada tidak jauh dengan pasar, maka petani atau pekebun kopi dapat langsung menjual hasil produksinya ke pasar. Atau jika areal produksi kopi berada pada jarak yang agak jauh dari pasar dan sarana transportasi ke pasar cukup mendukung, maka petani atau pekebun kopi juga bisa langsung mejual hasil produksinya ke pasar. Atau jika areal produksi kopi berada pada jarak yang lebih jauh lagi dari pasar dan sarana transportasi maupun telekomunikasi cukup mendukung, maka petani atau pekebun kopi bisa menjual langsung secara kolektif atau bersama-sama petani kopi lain ke pasar. Namun kondisi serupa juga memungkinkan untuk muncul satu mata rantai perdagangan baru, yaitu pedagang pengumpul. Pedagang pengumpul akan mengumpulkan hasil produksi petani kopi dalam satu wilayah tertentu untuk dibawa ke pasar, atau pedagang pengepul, atau pedagang besar, atau langsung ke eksportir. Tentu saja hal ini sangat dipengaruhi oleh jaringan bisnis yang dibentuk oleh pedagang di tiap-tiap lini. Bisa saja seorang eksportir mengadakan kemitraan dengan petani atau pekebun kopi dan bisa langsung mengekspor hasil produksi petani setelah melalui tahapan control kualitas biji kopi.

Kopi merupakan salah satu komoditas ekspor unggulan. Disamping memiliki nilai ekonomis dan komersial yang tinggi, produksi kopi secara nasional juga cukup tinggi. Hanya 40% produksi kopi nasional yang dikonsumsi dalam negeri dan 60% dari total produksi kopi nasional masuk sebagai komoditas ekspor. Beberapa negara tujuan utama ekspor kopi Indonesia adalah Amerika Serikat, Jerman, dan Jepang. Konsekuensi dari bersarnya prosentase produksi kopi Indonesia yang diekspor adalah ketergantungan harga dengan kondisi pasar kopi dunia. Akan tetapi, 99% ekspor kopi Indonesia masih dalam bentuk biji kopi, sedangkan sisanya, sebesar 1%, diekspor dalam bentuk olahan (kopi bubuk). Hal ini tentu saja membutuhkan perhatian pemerintah, agar ekspor produk olahan kopi Indonesia bisa meningkat, sehingga akan memberi nilai tambah, baik dari segi finansial maupun sosial. Industri pengolahan kopi dalam skala besar tentu saja akan menambah lapangan kerja dan lapangan usaha di sektor lain.

Selain itu, peluang lebih besar lagi yang perlu mendapat perhatian semua pihak adalah kopi spesialti (specialty coffe) yang merupakan produk kopi organik. Produk kopi organik adalah kopi yang dihasilkan dari petani atau pekebun kopi yang cara budidayanya mengacu pada sistem pertanian berkelanjutan. Dengan kata lain, kopi spesialti merupakan kopi yang dihasilkan dari budidaya kopi secara organik, yaitu budiaya kopi yang tidak menggunakan input bahan kimia. Sehingga pengendalian dan penanganan organisme pengganggu tanaman juga harus mengutamakan prinsip pengendalian secara terpadu. Sebuah peluang agribisnis yang cukup besar, mengingat kopi spesialti dari Indonesia deperdagangkan dengan harga premium yang cukup tingi.
More aboutKOPI Coffea sp.

KOPI LUWAK

Luwak

Sebelum mengulas tentang kopi luwak terlebih dahulu akan kami ulas sekilas tentang luwak. Luwak adalah hewan menyusui (mamalia) yang termasuk suku musang dan garangan (Viverridae). Nama ilmiahnya adalah Paradoxurus hermaphroditus. Nama ini berasal dari fakta bahwa Luwak memiliki semacam bau yang berasal dari kelenjar di dekat anusnya. Samar-samar bau ini menyerupai harum daun pandan, namun dapat pula menjadi pekat dan memualkan. Kemungkinan bau ini digunakan untuk menandai batas-batas teritorinya, dan pada pihak lain untuk mengetahui kehadiran hewan sejenisnya di wilayah jelajahnya.

Di beberapa daerah di Indonesia, hewan ini dikenal dengan beberapa nama seperti Musang (Betawi), Careuh (Sunda), Luwak atau Luak (Jawa). Sedang dalam bahasa Inggris binatang seukuran kucing ini disebut Common Palm Civet, Mentawai Palm Civet, Common Musang, House Musang atau Toddy Cat.

Terkadang Luwak dianggap mengganggu, namanya pun banyak disematkan pada peribahasa-peribahasa yang bermakna kurang baik. Namun ternyata aktivitas metabolismenya telah menjadikan binatang ini sebagai mesin uang bagi para produsen kopi Luwak.

Luwak, memiliki kebiasaan mencari buah-buahan terbaik dan tua termasuk buah kopi sebagai makanannya. Dengan indera penciumannya yang peka, luwak akan memilih buah kopi yang betul-betul matang optimal sebagai makanannya. Biji kopi yang masih dilindungi kulit keras dan tidak tercerna akan keluar bersama kotoran luwak. Hal ini terjadi karena luwak memiliki sistem pencernaan sederhana, sehingga pencernaan luwak tidak mampu mencerna makanan keras seperti biji kopi. Biji kopi luwak sering diburu para petani kopi, karena diyakini berasal dari biji kopi terbaik dan telah difermentasikan secara alami dalam sistem pencernaan luwak. Aroma dan rasa kopi luwak memang terasa spesial di kalangan penggemar kopi dunia.

Persebaran dan Habitat Luwak


Beberapa spesies Luwak tersebar luas mulai dari Bangladesh, Bhutan, Brunei Darussalam, China, Filipina, India, Indonesia, Kamboja, Laos, Malaysia, Nepal, Singapura, Srilanka, Thailand, dan Vietnam, tetapi yang menghasilkan kopi luwak dengan aroma terbaik adalah Luwak asal Indonesia.

Di Indonesia, Luwak tersebar secara alami di Sumatera, Jawa, dan Kalimantan. Selain itu juga telah diintroduksi ke Papua, Nusa Tenggara, Sulawesi, dan Maluku.

Habitat yang disukai adalah hutan, semak-semak, hutan sekunder, perkebunan, dan di sekitar pemukiman penduduk. Luwak dapat hidup di daerah dataran rendah hingga di daerah dengan ketinggian 2.500 meter dpl.

Luwak lebih suka tinggal di tempat yang bersih. Bahkan ketika membuang kotoranpun, Luwak memilih tempat yang bersih, misalnya di tanah yang kering, di atas bebatuan, dan di atas batang pohon yang tumbang.

Kopi Luwak

Kopi Luwak (Civet Coffee) adalah jenis kopi dari biji kopi yang telah dimakan dan melewati saluran pencernaan Luwak. Luwak senang sekali mencari buah-buahan yang cukup baik termasuk buah kopi sebagai makanannya. Secara naluri Luwak hanya memakan buah kopi yang benar-benar matang dan mempunyai aroma khusus. Pada buah kopi yang matang terdapat sejenis aroma yang sangat khas, wangi seperti buah anggur atau buah lechi sehingga disukai oleh Luwak. Biji kopi dari buah kopi yang terbaik itulah yang sangat digemari Luwak, setelah dimakan dibuang beserta kotorannya yang berupa gumpalan memanjang biji kopi yang bercampur lendir, yang sebelumnya difermentasikan dalam perut Luwak. Kotoran tersebut kemudian diambil biji kopinya, dibersihkan dengan cara mencuci sehingga tersisa biji kopi yang masih utuh. Proses selanjutnya adalah dikeringkan dengan sinar matahari (full sun drying) sehingga menjadi Biji Kopi Luwak.

Kenikamatan kopi luwak sudah lama diketahui, namun baru dikenal luas di kalangan penggemar kopi setelah tahun 1980-an. Biji kopi luwak merupakan biji kopi termahal di dunia. Di luar negeri harga kopi luwak bisa mencapai Rp 5 juta hingga Rp 8 juta per kilogram dalam bentuk bubuk. Keberadaannya telah mengalahkan biji kopi Hacienda dari Panama dan kopi St.Helena, Afrika yang masuk di dalam jajaran kopi dunia termahal dengan harga masing-masing Rp 1,5 juta dan Rp 1 juta per kilogram. Dengan harga semahal itu menjadikannya semakin populer dan berkelas. Bahkan mendapat julukan “The Most Expensive Coffee in the world”.

Sejarah Kopi Luwak

Kopi Luwak sebenarnya sudah dikenal sejak jaman kolonial Belanda. Asal mulanya tidak terlepas dari sejarah pembudidayaan tanaman kopi di Indonesia. Pada awal abad ke-18, Belanda membuka perkebunan tanaman komersial di Hindia Belanda terutama pulau Jawa dan Sumatera. Salah satunya adalah bibit kopi arabika yang didatangkan dari Yaman. Pada era "Tanam Paksa" atau Cultuurstelsel (1830—1870), Belanda melarang pekerja perkebunan (pribumi) memetik buah kopi untuk konsumsi pribadi. Tetapi penduduk pribumi ingin mencoba minuman kopi yang terkenal itu. Karena keinginannya itu pekerja perkebunan mencoba untuk memungut biji kopi yang tercecer. Pada perkembangannya para pekerja menemukan bahwa ada sejenis luwak yang gemar memakan buah kopi. Hanya daging buahnya yang tercerna, kulit ari dan biji kopinya masih tetap utuh. Biji kopi tersebut keluar bersama kotoran luwak. Biji kopi dalam kotoran luwak ini oleh para pekerja dikumpulkan, dicuci, kemudian diolah menggunakan peralatan sederhana. Kopi itulah yang kini disebut Kopi Luwak. Ternyata kopi luwak ini memiliki rasa yang berbeda dan luar biasa. Kabar mengenai kenikmatan Kopi Luwak akhirnya tercium oleh warga Belanda pemilik perkebunan, kemudian kopi ini menjadi kegemaran orang kaya Belanda. Karena kelangkaannya serta proses pembuatannya yang tidak lazim, kopi luwak menjadi kopi termahal sejak jaman kolonial.


Daerah Penghasil Kopi Luwak

Kabupaten Lampung Barat hingga tahun 2010 mempunyai luas areal perkebunan kopi mencapai 59.357 ha, dengan produksi 61.201 ton dan produktivitas sebesar 1.095 kg/ha/tahun. Perkebunan kopi ini menjadi sumber pendapatan bagi 84.796 KK dan menjadi sentra penghasil kopi terbesar di Provinsi Lampung serta terkenal dengan kopi luwak-nya. Bahkan kopi luwak yang dihasilkan dari daerah ini menjelma sebagai komoditas termasyhur di dunia. Bekerjasama dengan sejumlah eksportir, kini dinikmati pecinta kopi di beberapa negara, antara lain Korea, Jepang, Hongkong, Kanada bahkan Amerika Serikat.

Kopi luwak di daerah ini telah menambah khasanah kekayaan kopi-kopi eksotis nusantara. Di mata dunia internasional, kopi luwak asal Indonesia, khususnya dari Lampung Barat memiliki reputasi teramat baik, bahkan disebut-sebut sebagai salah satu kopi luwak termahal dan terlangka di dunia. Selain mengharumkan nama daerah, hal yang lebih penting adalah keberadaan kopi luwak ini dapat memberikan nilai tambah, yaitu penghidupan yang lebih baik bagi petani kopi dan para produsen kopi luwak lainnya. Pada gilirannya, para petani kopi juga bisa lebih terangkat kesejahteraannya.

Daerah lain penghasil kopi luwak :
Gayo, Aceh
Sidikalang
Desa Janji Maria, Kecamatan Barumun Tengah, Kabupaten Padang Lawas, 40 kilometer dari Laguboti
Kota Pagaralam
Semende, Kabupaten Muara Enim
Jawa Barat
Jawa Timur

PENGOLAHAN KOPI LUWAK

Pengolahan kopi luwak sama seperti pengolahan kopi pada umumnya, perbedaannya hanya pada proses fermentasi alami dalam pencernaan luwak. Proses fermentasi ini menggunakan buah biji kopi Arabika segar yang dimakan luwak dan tercampur dengan enzim-enzim dalam pencernaan luwak, berlangsung selama 8 jam - 12 jam. Hal tersebut menciptakan citarasa Kopi Luwak yang eksotik dan aroma Kopi Luwak yang sangat nikmat.

Urutan Proses Pengolahan Kopi Luwak

  1. Bahan berupa biji kopi yang sudah tua/merah ranum/masak batang.
  2. Biji kopi tersebut digunakan sebagai pakan luwak. Proses fermentasi dalam pencernaan luwak berlangsung selama + 8 jam s/ d + 12 jam.
  3. Penjemuran kotoran (Brenjel Raw) dibawah terik panas matahari (Full SUN Drying) sampai kadar air 20% - 25% .
  4. Pemisahan biji kopi luwak dari kulit ari menggunakan mesin tumbuk (untuk menjadi Green Bean/pasir kopi luwak siap digoreng) .
  5. Penjemuran kembali beras/biji kopi luwak dibawah terik panas matahari (Full SUN Drying) sampai kadar air 16% .
  6. Pencucian biji kopi luwak sampai bersih.
  7. Penjemuran kembali sampai kadar air 10% - 11%.
  8. Biji kopi luwak di sangrai
  9. Pembubukan untuk menghasulkan biji kopi luwak hingga siap seduh.
  10. Setelah proses pembubukan lalu didinginkan, kemudian Kopi Luwak dikemas sesuai dengan takaran

Keunggulan Kopi Luwak :

  1. Kandungan asam Kopi Luwak rendah sehingga aman untuk penderita maag
  2. Kandungan kafein Kopi Luwak rendah sehingga tidak begitu membahayakan penderita jantung
  3. Kandungan protein Kopi Luwak rendah sehingga bisa mendukung program diet rendah protein
  4. Tidak pahit dibanding dengan kopi biasa sehingga meningkatkan cita rasa Kopi Luwak
  5. Kopi Luwak lebih kental dan padat dibanding kopi biasa
  6. Kopi Luwak memiliki aroma wangi yang diakibatkan oleh enzim proteolitik
  7. Kopi Luwak dapat meningkatkan vitalitas dan stamina
  8. Kopi Luwak dapat meningkatkan kinerja otak sehingga dapat mengurangi resiko kepikunan dan parkinson
More aboutKOPI LUWAK

KANDUNGAN DAN MANFAAT KOPI

Manfaat Kopi Bagi Tubuh

Kopi adalah sejenis minuman yang berasal dari proses pengolahan dan ekstraksi biji tanaman kopi. Kata kopi sendiri berasal dari bahasa Arab: qahwah yang berarti kekuatan, karena pada awalnya kopi digunakan sebagai makanan berenergi tinggi. Kata qahwah kembali mengalami perubahan menjadi kahveh yang berasal dari bahasa Turki dan kemudian berubah lagi menjadi koffie dalam bahasa Belanda. Penggunaan kata koffie segera diserap ke dalam bahasa Indonesia menjadi kata kopi yang dikenal saat ini.

Secara umum, terdapat dua jenis biji kopi, yaitu kopi arabika (kualitas terbaik) dan kopi robusta. Sejarah mencatat bahwa penemuan kopi sebagai minuman berkhasiat dan berenergi pertama kali ditemukan oleh Bangsa Etiopia di benua Afrika sekitar 3000 tahun (1000 SM) yang lalu. Kopi kemudian terus berkembang hingga saat ini menjadi salah satu minuman paling populer di dunia yang dikonsumsi oleh berbagai kalangan masyarakat. Indonesia telah mampu memproduksi lebih dari 400 ribu ton kopi per tahunnya. Di samping rasa dan aromanya yang menarik, kopi juga dapat menurunkan risiko terkena penyakit kanker, diabetes, batu empedu, dan berbagai penyakit jantung (kardiovaskuler).

Kafein adalah senyawa kimia alkaloid dikenal sebagai trimetilsantin dengan rumus molekul C8H10N4O2. Jumlah kandungan zat kafein yang terdapat pada kopi adalah antara 1 hingga 1,5%.

Manfaat Kopi Memacu Otak Berpikir Positif

Minum kopi ternyata bisa membantu kita melihat sisi baik kehidupan. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa kafein dapat membantu orang mengenali kata-kata positif.

Peneliti dari Jerman mengungkapkan dengan mengkonsumsi kafein, setara dengan dua hingga tiga cangkir kopi, seseorang mampu melihat kata-kata positif lebih cepat dalam serangkaian percobaan. Psikolog juga menemukan tidak memiliki efek serupa ketika disodori kata-kata negatif.

Penelitian menunjukkan orang dapat mengenali kata-kata positif, gambar serta suara lebih cepat dibanding segala hal negatif. Para peneliti bereksperimen, ternyata kafein bermanfaat mengarah ke respon lebih cepat juga lebih sedikit membuat kesalahan dalam tugas-tugas mental sederhana.

Psikolog eksperimental, Lars Kuchinke beserta timnya dari Universitas Ruhr, Jerman meminta 66 relawan untuk memutuskan secepat mungkin apakah bentukan huruf yang ditampilkan pada komputer adalah kata-kata. Separuh relawan itu diberi tablet dengan kandungan 200 miligram kafein atau setara dengan dua hingga tiga cangkir kopi. Sementara sisanya diberi pil laktosa. Mereka diberikan tablet itu 30 menit sebelum pengujian.

Hasilnya, relawan yang mengonsumsi tablet dengan kandungan kafein tujuh persen lebih akurat dalam mengenali kata-kata positif daripada kata-kata lainnya. Kuchinke berpendapat, mungkin ini karena kafein berfungsi merangsang bagian otak yang terhubung oleh segala hal positif.

Manfaat Kopi Mencegah Timbulnya Penyakit Jantung atau Stroke

Kandungan dalam kopi dapat menghidarkan dari kita dari penyakit serangan jantung bahkan hingga stroke, Sebuah studi atas lebih dari 83.000 wanita berusia lebih dari 24 tahun menunjukkan mereka yang minum dua sampai tiga cangkir kopi sehari memiliki risiko terkena stroke 19% lebih rendah dibandingkan mereka yang tidak minum kopi. Studi terhadap sejumlah pria di Finlandia menunjukkan hasil sama.

Manfaat Kopi Menghambat Penurunan Fungsi Kognitif

Studi atas 4.197 wanita serta 2.820 pria di Perancis menunjukkan bahwa meminum setidaknya tiga cangkir kopi sehari dapat menghambat penurunan fungsi kognitif otak akibat penuaan hingga 33 persen pada wanita. Namun, manfaat serupa tidak ditemukan pada pria. Hal ini mungkin karena wanita lebih peka terhadap kafein.

Manfaat Kopi Mencegah Penyakit Kanker & Diabetes

Dari hasil riset oleh peneliti di seluruh dunia didapatkan hasil bahwa penyakit kanker hati, kanker payudara serta kanker usus besar dapat dicegah dengan cara mengonsumsi kopi. Studi penelitian lain telah menemukan bahwa kopi dapat mengurangi tingkat gula darah pada pasien diabetes. Karena kandungan kopi dapat meningkatkan laju metabolisme tubuh, selain itu manfaat kopi juga dapat mengurangi risiko penyakit serius seperti batu empedu, penyakit Parkinson, penyakit jantung, sirosis hati dll.

Dua puluh studi di seluruh dunia menunjukkan bahwa kopi mengurangi risiko diabetes tipe 2 hingga 50%. Para peneliti menduga penyebabnya adalah kandungan asam klorogenik dalam kopi berperan memperlambat penyerapan gula dalam pencernaan. Asam klorogenik juga merangsang pembentukan GLP-1, zat kimia yang meningkatkan insulin (hormon yang mengatur penyerapan gula ke dalam sel-sel). Zat lain dalam kopi yaitu trigonelin (pro vitamin B3) juga diduga membantu memperlambat penyerapan glukosa.

Manfaat Kopi Mencegah Resiko Kanker Mulut dan Melindungi Gigi

Kandungan senyawa dalam kopi bermanfaat mencegah terjadinya resiko kanker mulut, membatasi pertumbuhan sel kanker. Selain itu kopi mengandung sifat anti bakteri & anti-perekat yang sangat baik untuk menyembuhkan berbagai masalah berkaitan dengan kesehatan mulut, termasuk gigi berlubang, pembentukan plak dan infeksi gusi.

Manfaat Kopi Sebagai Pembangkit Stamina dan Energi Ekstra

Mekanisme kerja zat kafein dalam tubuh bersaing dengan fungsi adenosin dalam tubuh kita. Adenosin sendiri merupakan senyawa yang terdapat dalam sel otak berfungsi membuat orang cepat tertidur. Kandungan kafein dapat memperlambat gerak sel-sel tubuh sehingga tubuh tidak mudah lelah/mengantuk, muncul perasaan segar, mata terbuka lebar, detak jantung lebih kencang, serta naiknya tekanan darah.

Manfaat Kopi Mengurangi Rasa Sakit Kepala

Menurut Seimur Damond, M.D, dari Chicago’s Diamond Hadche Clinic. Bahwa kandungan kafein pada kopi dapat mengurangi derita sakit kepala. Penderita sakit kepala atau migran ringan terbukti dapat disembuhkan dengan meminum secangkir kopi pekat.

Manfaat Kopi Mengatasi Perubahan Suasana Hati & Depresi

Minum kopi secara teratur sesuai dengan porsinya dapat memaksimalkan kerja otak lebih baik. Kandungan antioksidan pada kopi dapat menangkal kerusakan sel otak & membantu jaringan saraf untuk bekerja lebih baik. Sedangkan kandungan kafein dalam kopi berfungsi sebagai stimulan tubuh. Hal ini dapat merangsang indera kita serta meningkatkan laju metabolisme. Sehingga meningkatkan kemampuan dalam berkonsentrasi, mengatasi perubahan suasana hati bahkan depresi.

Manfaat Kopi Untuk Kecantikan
Sumber : http://spesialmedia.com/gaya-hidup/5-manfaat-kopi-untuk-kecantikan-anda

Manfaat Kopi Untuk Scrub

Bagi Anda yang memiliki kulit kering akan mendapatkan manfaat maksimum kopi sebagai pengelupas sel kulit mati dan merevitalisasi kulit tanpa membuatnya menjadi lebih kering. Kulit yang kering bisa menyebabkan penuaan dini akan tetapi kopi memiliki sifat anti penuaan yang mencegah masalah kulit tersebut. Aplikasikan 3 sendok teh kopi bubuk halus lembut dicampur dengan 1 sendok teh susu dan buatlah menjadi pasta. Aplikasikan pasta tersebut ke wajah sebagai scrub. Pijatlah seluruh area wajah dalam gerakan melingkar kemudian biarkan sampai mengering. Setelah pasta mengering bilaslah dengan air dingin. Lalu keringkan wajah dengan handuk lembut dengan cara ditepuk-tepuk. Anda juga mengaplikasikan pelembab ke wajah anda untuk mengunci semua kelembaban di kulit.

Manfaat Kopi Untuk Masker Wajah

Kopi bubuk yang dikombinasikan dengan coklat, susu bubuk dan molase sebagai masker wajah akan membantu mengangkat dan mengencangkan kulit kendur. Membersihkan wajah dan tidak kurang sebagai krim anti mikroba.

Manfaat Kopi Untuk Kulit Kepala

Perlu anda ketahui bahwa kopi ternyata juga bermanfaat untuk kulit kepala serta bagus untuk rambut. Properti antioksidan yang dikandungnya bisa mencegah rambut mengalami kerontokan. International Journal of Dermatolog menunjukkan bahwa kafein pada kopi dapat merangsang pertumbuhan folikel kecil di kulit kepala pada pria yang mulai mengalami kerontokan rambut, seperti dilansir Livestrong. Menurut para peneliti, dibutuhkan lotion topikal yang kaya kafein yang nantinya dioleskan pada kulit kepala untuk memblokir efek dari DHT yang merusak. Karena pada umumnya kebotakan yang dialami laki-laki adalah akibat karena folikel rambut terpapar oleh DHT terlalu banyak.

Manfaat Kopi Untuk Body Message

Anda bisa mencampur kopi dengan kakao butter atau mentega biasa yang akan menjadi campuran pijat yang ideal. Resep ini apabila diaplikasikan akan baik pada kulit dan menghaluskan kulit. Memelihara kulit, melembabkan dan mencegah keriput.

Manfaat Kopi Untuk Manicure dan Pedicure Bubuk kopi aromatik sangat baik dalam membersihkan tumit retak dan siku hitam. Gosokkan pasta dan pijatlah selama beberapa menit yang akan menghapus semua kotoran di area tersebut dan membuat kulit halus.



Artikel Terkait
  • MANFAAT TOMAT

    Tomat merupakan salah satu jenis tanaman yang mempunyai manfaat ganda, yaitu sebagai buah dan sayur. Tanaman ini banyak dikonsumsi sebagai buah karena rasanya enak, segar dan kaya akan nilai gizi. Buah tomat yang berasa agak asam ini lebih banyak disukai orang ketika telah masak dan berwarna merah. Dan tenyata buah tomat berwarna merah lebih banyak mengandung vitamin A dan vitamin C lima kali lebih banyak daripada buah tomat berwarna hijau. Tingkat kematangan tomat menentukan kandungan vitamin C-nya. Semakin matang buah tomat semakin banyak mengandung vitamin C. Selain mengandung vitamin A dan vitamin C, buah ini juga mengandung vitamin B sekalipun dalam jumlah kecil....
  • MANFAAT SIRSAK

    Sirsak merupakan tanaman tropis dengan buah berasa dan beraroma. Selain mengandung berbagai vitamin, sirsak banyak mengandung mineral dan zat fitrokimia. Manfaat dan khasiat kandungan sirsak ini sangat dibutuhkan oleh tubuh kita. Buah sirsak terdiri dari 67,5 persen daging buah, 20 persen kulit buah, 8,5 persen biji buah, serta 4 persen inti dalam sirsak adalah karbohidrat. Salah satu jenis karbohidrat pada buah sirsak adalah gula pereduksi (glukosa dan fruktosa) dengan kadar 81,9 – 93,6 persen dari kandungan gula total. Secangkir sirsak mengandung karbohidrat hampir 38 g, merupakan sumber energi utama tubuh. Asupan karbohidrat harian Anda harus mencapai 45-65 persen dari kalori tubuh, yaitu 225-325 gram per hari untuk diet 2.000 kalori....
  • MANFAAT PISANG

    Buah pisang mempunyai kandungan gizi yang baik, antara lain menyediakan energi yang cukup tinggi dibanding buah-buahan lainnya. Pisang kaya akan mineral seperti kalium, magnesium, besi, fosfor, dan kalsium. Disamping itu buah pisang juga mengandung vitamin B, B6, dan C serta mengandung serotin yang aktif sebagai neutransmitter untuk kelancaran fungsi otak. Bila dibandingkan dengan buah apel, nilai energi pisang jauh lebih tinggi, yaitu 136 kal/100 g, sedangkan apel hanya 54 kal/100 g. Karbohidrat pada pisang mampu menyuplay energi lebih cepat dibanding nasi dan biskuit, sehingga para atlet olah raga banyak yang mengkonsumsi pisang pada saat jeda istirahat untuk mengganti energi mereka....
  • MANFAAT PEPAYA

    Pepaya yang dikenal dengan Caricapapaya adalah salah satu jenis buah yang kaya manfaat dan penuh nutrisi. Pepaya membutuhkan suhu rendah untuk pertumbuhan dan sangat cocok di daerah tropis, karena itu populasi pohon pepaya sangat banyak di negara kita. Sehari-hari kita pasti dengan mudah mendapatkan buah pepaya....
  • MANFAAT MANGGIS

    MANFAAT MANGGIS - Queen of fruits – ratu dari segala buah – itulah julukan buah manggis. Buah ini sangat berkhasiat bagi kesehatan dan kecantikan apalagi didukung dengan rasanya yang manis, lezat, serta lembut, membuat buah manggis banyak disukai orang. Semua bagian dari buah manggis kaya akan manfaat, mulai dari daging buah, biji bahkan kulit buah sekalipun, kecuali bagi wanita hamil. Konsumsi buah manggis setiap hari sangat dianjurkan untuk menjaga kesegaran tubuh kita....
  • MANFAAT JERUK

    Buah jeruk merupakan buah yang paling banyak dijumpai di seluruh kota. Buah ini sudah sangat dikenal oleh berbagai lapisan masyarakat. Selain enak, buah jeruk juga memiliki banyak manfaat. Namun, dari berbagai jenis jeruk masing-masing mempunyai manfaat yang berbeda-beda....
  • MANFAAT CABE

    Cabai merupakan salah satu komoditas pertanian yang dibutuhkan dalam kehidupan sehari-hari. Komoditas cabai mengandung senyawa-senyawa serta gizi yang sangat berguna bagi tubuh. Kandungan senyawa cabai meliputi : kapsaikin, flavenoid, kapsisidin, kapsikol, dan minyak esensial....
  • MANFAAT BUAH DAN SAYUR

    Buah dan sayur memiliki banyak kandundan nutrisi atau zat kimia lain yang memiliki manfaat untuk menopang kesehatan tubuh. Kita semua tahu, bahwa kesehatan sangat mahal harganya, hal ini terbukti ketika kita dalam keadaan sakit yang membutuhkan perawatan medis, berapa biaya yang harus kita keluarkan selama di rumah sakit, belum lagi untuk membeli obat selama masa pemulihan, tentunya akan memakan biaya yang tidak sedikit. Setiap orang menginginkan hidup sehat, terbebas dari segala macam penyakit. Jika demikian, maka kita harus pandai menjaga pola makan dan pola hidup agar kesehatan kita selalu terjaga....
More aboutKANDUNGAN DAN MANFAAT KOPI